Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Anggaran Sejumlah Proyek di Jalan Trans Pulau Seram Diduga di Mark-Up

  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 496
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM – Untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Pulau Seram, pemerintah melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku terus meningkatkan kinerja dan anggaran negara untuk memperbaiki mutu dan kualitas seluruh ruas jalan yang statusnya jalan nasional.

Uniknya, dari data yang dikantongi, di tahun 2021 dan 2022 BPJN melelang paket pekerjaan perbaikan jalan di satu ruas yang sama. Yakni tahun 2021, paket proyek perbaikan jalan, untuk ruas jalan Liang-SP.Waipia-Saleman-Makariki-Masohi-Amahai-Tamilouw Kabupaten Maluku Tengah, nilai kontrak Rp. 24.292.671.000,00.

Saat dibuka pelelangan, tedapat 30 perusahaan penyedia jasa mengikuti tender meski proses lelang berlansung di tutup tahun anggaran, tepatnya 18 Desember 2021. Berdasarkan hasil evaluasi, PT. Paris Jaya kemudian ditetapkan sebagai pemenang.

Setahun kemudian, muncul juga paket pekerjaan yang sama, di ruas jalan yang sama pula. Tapi nilai tender jauh lebih besar dari tahun sebelumnya, Rp. 26.119.081.000,00.

Lelang tahun 2022 juga berlangsung di akhir tahun, beda dengan tahun sebelumnya, kali ini hanya sebagian kecil yang mengikuti proses lelang, hanya tedapat 12 perusahaan yang mendaftar. Anehnya, PT.Selena Megan Mandiri meski punya nilai tawar tak jauh beda dengan nilai tender di tahun 2021 yang dimenangkan PT. Paris Jaya, yakni Rp. 24.048.768.547,33, penawaran PT. Paris Jaya sebesar Rp. 26.000.000.000,00.tetap dijadikan sebagai pemenang.

” Kejanggalannya ada pada pemenang yang sama dengan ruas jalan yang sama. Belum setahun dikerjakan sudah rusak, dikerjakan lagi tahun berikut, artinya apa ? patut diduga pekerjaannya tak sesuai bestek,” ujar Risman Solisa.

Selain itu, pada tahun 2024 BPJN juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp49 miliar untuk proyek preservasi jalan Bula–Masiwang yang berlokasi di Kabupaten Seram Bagian Timur. Pekarjaan paket ini dilakukan PT. Abdi Mulia Daya.

Sayangnya, sesuai laporan yang diterima Jaringan Aspirasi Masyarakat Seram (JAM-SERAM) proyek tersebut tak selesai dikerjakan, hanya 7,5 kilo meter dituntaskan hingga akhir tahun dari 63,8 kilo meter. Parahnya lagi belum setahun dana jumbo dipakai, sebagian ruas jalan retak, bergelombang, dan berlubang.

Tambalan aspal juga tidak merata memperparah risiko kecelakaan, sementara konstruksi jembatan di sejumlah titik terlihat rusak parah. Beton penahan sudah pecah dan sebagian runtuh, memperlihatkan lemahnya material dan pengerjaan.

“Artinya belum lama proyek ini dikerjakan, tapi banyak kerusakan. Kualitas pekerjaan ini patut diragukan. Dengan anggaran sebesar itu, kualitasnya seharusnya jauh lebih baik.Jika kondisinya seperi itu indikasi kuat adanya ketidaksesuaian teknis. Bisa jadi ada mark-up anggaran,” tegas Koordinator JAM-SERAM, Taufik Rahman Saleh.

Menurut JAM-SERAM, kerusakan yang terjadi di ruas jalan Bula–Masiwang bukan sekadar kegagalan proyek, tetapi bentuk kelalaian yang merugikan keuangan negara sekaligus membahayakan keselamatan warga.
” Ruas ini merupakan jalur vital penopang aktivitas ekonomi di Seram Bagian Timur. Dengan demikian sangat merugikan masyarakat setempat,” kritik Taufik.

Taufik juga meminta BPJN Maluku, Kasatker Wilayah II, dan PPK Bula–Masiwang segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

Kejaksaan Tinggi Maluku juga harus memanggil pihak BPJN dan kontraktor untuk dimintai keterangan serta melakukan penyelidikan mendalam. Dirjen Bina Marga juga harus segera mengevaluasi pejabat terkait karena lalai dalam pengawasan. Kemuian audit investigatif seluruh proyek di Satker II secepatnya agar praktik pemborosan dan penyalahgunaan anggaran bisa diungkap.

Taufik menegaskan, bila tuntutan evaluasi dan audit segera ini diabaikan, pihaknya akan mengerahkan aksi demonstrasi besar-besaran.

“Rakyat berhak tahu ke mana larinya anggaran. Proyek amburadul ini tidak boleh dibiarkan. Evaluasi total dan audit segera adalah harga mati,” tutup Taufik.

Hingga berita ini dipublikasikan belum ada keterangan resmi dari pihak BPJN maupun para pihak ke tiga yang terlibat dalam pekerjaan paket-paket tersebut. (*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemrov Klaim, Pencairan GU Dikbud Maluku Tak Ada Masalah

    Pemrov Klaim, Pencairan GU Dikbud Maluku Tak Ada Masalah

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • visibility 360
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan, proses transaksi keuangan di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) semuanya tercatat dan tertanggungjawab berbasis digital. Ketegasan ini menyusul adanya tudingan  terkait anggaran Dinas Pendidikan Provinsi Maluku senilai Rp9 miliar yang dipakai tanpa adanya SPJ bahkan sebagiannya disebut untuk membayar hutang. “ Dicek dulu kebenaran informasinya, itu sangat tidak mungkin […]

  • Jejaring Kolaboratif KK Pulau Buano Terbentuk, Roberth Hutuely Ditunjuk Jadi Kordum

    Jejaring Kolaboratif KK Pulau Buano Terbentuk, Roberth Hutuely Ditunjuk Jadi Kordum

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • visibility 238
    • 0Komentar

    SERAM BAGIAN BARAT, DEMAL : Jejaring Kelompok Pengelolaan Kolaboratif Kawasan Konservasi (KK) Per Pulau Buano resmi terbentuk. Peserta pertemuan lintas sektor sepakat menunjuk Roberth Hutuely sebagai Koordinator Umum (Kordum). Sebagai kordum, Roberth bertugas mengoordinasikan tiga kelompok pengelolaan dari Desa Waesala, Buano Selatan, dan Soleh untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan KK Pulau Buano. Roberth juga bertugas […]

  • Why This New AI App Could Replace Your Personal Assistant

    Why This New AI App Could Replace Your Personal Assistant

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Vivamus efficitur sem a eleifend accumsan. Donec sodales rhoncus metus eget commodo. Pellentesque vitae ipsum enim. Suspendisse gravida dolor mi, quis rutrum elit faucibus ut. Proin eget finibus sem, ut eleifend elit. leo ac justo iaculis rhoncus. Vestibulum elementum massa et nisi ullamcorper, sed lacinia nulla ultricies. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. […]

  • Prosesi Adat Sambut Kedatangan Wapres RI di Malra

    Prosesi Adat Sambut Kedatangan Wapres RI di Malra

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • visibility 573
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, disambut dengan prosesi adat Kei Rinin saat tiba di Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu 15 Oktober 2025. Upacara adat yang penuh makna ini merupakan simbol restu leluhur atas kehadiran pemimpin bangsa di Tanah Kei. Wapres tiba di Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur pada pukul 07.50 WIT dan […]

  • Kei Besar Kian Maju, Gubernur : Terima Kasih Pak Bupati

    Kei Besar Kian Maju, Gubernur : Terima Kasih Pak Bupati

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • visibility 436
    • 0Komentar

    LANGGUR – DM : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengungkapkan rasa kekagumannya atas perkembangan pembangunan di wilayah Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara selama lima tahun terakhir. “Terima kasih kepada Pak Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras memajukan wilayah ini,” ungkap Gubernur Maluku dalam lawatan kerjanya di Kabupaten Maluku Tenggara pekan kemarin.  […]

  • Bupati MTH Apresiasi Penyelenggaraan Pesparani

    Bupati MTH Apresiasi Penyelenggaraan Pesparani

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • visibility 285
    • 0Komentar

      LANGGUR-DM : Bupati Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun mengapresiasi pelaksanaan Pesparani Malra yang terus memberikan hasil baik dalam ajang perlombaan lantunan lagu-lagu rohani. “Hadirin mari kita menengok kembali di tahun 2022, setelah covid-19. Itu ada prestasi yang luar biasa yang dicapai oleh Pesparani Maluku Tenggara,” sebut Bupati Hanubun dalam Berbagaiya di acara pelantikan […]

expand_less